Kucing merupakan hewan yang imut nan lucu, tapi tingkah yang lucu dan wajhnya yang imut bisa sirna ketika dia sakit😞. nah kali ini aku akan menceritakan pengalaman tentang kucing ku ras persian dan anak kucing jalanan berusia satu bulan. mereka aku beri nama Manis biasa dipanggil "Nyis" dan si Kecil Shabby 😁.
![]() |
| SHABBY |
![]() |
| NYISS |
seperti itu lah penampakan mereka. pada tanggal 22 Januari 2019 si Manis tiba2 bersin dengan mata berair berlebih, dan mulut mengeluarkan air liur berlebih. awal pertama aku dengar dia bersin kaget😨 karena kucing ini selama aku rawat dia tidak pernah bersin sama sekali. hal ini bersamaan ketika aku menemukan si Shabby di tengah jalan Raya dg keadaan yang menyedihkan. singkat cerita dirumah tidak ada sama sekali P3K untuk kucing. Nah, aku yang waktu itu bingung dia harus aku tangani seperti apa agar tidak flu seperti itu ??😟. pada mulanya aku search di Google tentang kucing yang flu. semua artikel menyarankan memberikan kucing dengan superlysin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya (Imun). Flu yang menyerang kucing ternyata juga bagian dari ciri virus FIP (Feline Infectious Peritonitis) karena gejala yang ditimbulkan hampir mendekati dengan virus tersebut seperti bersin-bersin, mata berair, lendir hidung yang berlebihan, diare, berat badan berkurang, lemah & lesu. Gejala yang muncul bisa juga non spesifik seperti : hilang nafsu makan, depresi, rambut kasar dan demam. nah gejala tersebut hampir sama dengan virus FCV (Feline Calici Virus) namun ada pertambahan gejala yang lebih parah seperti luka pada lidah dan bibir, sulit bernafas dan sakit sendri. pada kasus berat juga terjadi pneumononia, hepatitis, dan pendarahan. Ngeri kan kalau sampai kucing kita terkena virus seperti itu😩karena kedua virus tersebut masih belum ada obatnya. semoga jangan deh amiin😇.
kembali kecerita pada akhirnya dengan keterbatasan yang ada aku terus mencari di google berharap menemukan solusi untuk diriku yang low budget 😭. Setelah googling tidak menemukan jawaban akhirnya aku berinisiatif untuk memberikan si manis MADU MURNI(tidak ada merk) kenapa aku berinisiatif memberikan dia madu ? karena aku yakin madu itu sebagai obat antibiotik sebagai mana yang dikemukakan oleh Hank Green dari Scishow, madu memang sudah terbukti oleh berbagai studi memiliki sifat antibiotik kuat. Mulai dari karena kandungan protein yang ada di dalamnya hingga gula yang ada pada madu. Setelah aku memutuskan memberikan dia madu, aku pergi ke apotek untuk membeli syringe (jarum suntik) karena waktu itu yang ukuran 1ml habis jadi aku beli yang 3ml harga spluit ini tidak lebih dari 5000 seperti ini bentuknya:
![]() |
| Bentuk Syringe 1ml. yang dibuang jarum suntiknya |
Sebelum diberikan ke kucing jangan lupa Jarum Suntik DI BUANG karena yang kita butuhkan tabungnya saja. kemudia aku spluit madu tadi dengan ukuran perkiraan sekitar 2ml dan aku campur dengan air sedikit supaya tidak terlalu kental ketika ditelan. Pada hari itu aku beri dia madu 2 x setiap 4 Jam sekali. namun dia tetap aku pantau makan dan minumnya. meskipun si Manis makannya sedikit karena daya nafsu makan dia turun aku beri dia makanan basah semampu kalian mau beli merk apa yang penting dia harus makan dan minum. Kalau tidak mau suapin !!!! bagaimana menyuapi nya ? beri makanan basah tersebut dengan air hangat (tidak terlalu panas tidak terlalu dingin) kemudian kamu spluit dg syringe yang kamu beli bedakan ya yg untuk makan dan untuk madu supaya higinis, kalaupun tidak ya tidak masalah asalkan di steril setelah dipakai. jangan lupa untuk membersihkan mata yang berair, hidung berair, dan mulut yang mengeluarkan lendir berlebihan, hal ini bertujuan untuk mengurangi volume penumpukan virus dan bakteri. Keesokan harinya keadaan semakin parah 😭 mata berair, bersin2 yang tiada henti, mulut berlendir, nah kemudian tanpa pikir panjang aku suapin dia dengan madu dengan dosis 3ml di pagi hari dan aku spluit air mineral agar dia tidak dehidrasi dan tidak lupa menuangkan makanan kering secukupnya. namun karena nafsu makan dia turun akhirnya aku memutuskan untuk membelikan dia makanan basah Royal Canin Recovery seperti ini wujudnya,
makanan basah ini yang biasa digunakan para dokter hewan ketika menyuapi hewan yang nafsu makannya turun. Harga makanan ini berkisar 40rb di petshop. makanan ini aku campur dengan air hangat kuku secukupnya saja selain harga yang mahal bagi kaum low Budget makanan ini kualitas nya bagus. aku suapi dia kemudian setelah itu aku spluit dia madu 3cc, air mineral juga aku suapin, hal ini aku lakukan pada saat pagi hari tidak menunggu jam 6 7 8 9 10 pagi. mengapa demikian ? karena pagi banyak hal persiapan aktivitas kewajiban diri sendiri. setidaknya dia aku tinggal tidak dalam kondisi perut kosong lalu apakah di dalam kandang tidak disediakan makanan ? tetap aku siapkan makanan kering sedikit karena kalau basah terkadang gak dimakan pada akhirnya mubadzir serta dikerubuti semut. ketika aku pulang ke rumah siang hari tangan dia sibuk hapus ingus dan bersin tiada henti aku semakin bingung. aku bersihkan ingus, mata , mulut dari semua cairan yang dikeluarkan dia dan aku beri madu kembali dan aku suapin berturut turut seperti itu hinggga sore. menjelang malam aku beri dia madu lebih banyak sedikit sekitar 5ml tetapi secara bertahap dan air hangat kuku tidak lupa. Kemudian sesekali aku mencoba cek gusi dia apakah sariawan atau ada luka dan apakah mulut dia bau. seperti ini penampakan dia,
![]() |
| wajah dia pasca dibersihkan |
aku sengaja ketika aku akan istirahat malam hari aku kasih madu karena biasanya sakit flu itu menyerang malam hari karena dingin. setiap kali aku selesai kasih madu dia sedikit bersin dan nafsu makan kembali. sesungguhnya aku ingin sekali membelikan dia kitty bloom atau superlisyn untuk membantu menaikkan imun tubuh dia tapi berhubung aku kaum low budget jadi aku berikan yang semampu aku untuk menyelamatkan dia. Pada tanggal 23 Januari 2019 aku memutuskan untuk membawa dia ke klinik hewan yang ada di kota klinik hewan tersebut dibawah naungan Dinas Peternakan Kota Banyuwangihttps://dilokasi.com/Jawa-Timur/Places/KLINIK-HEWAN-DINAS-PERTANIAN-KAB-BANYUWANGI-1513691 . Sebelum aku membawa dia kesana aku menghubungi Dr. Hewan yang pernah menangani kucingku ketika sakit FLUTD (Feline lower urinary tract disease) Pada tahun 2016 kalau penyakit manusia dinamakan kencing Batu. Dokter tersebut bernama dokter Santika. dokter yang ramah. katanya low budget tapi dibawa ke klinik hewan ? aku memutusakan membawa ke dokter hewan karena khawatir walaupun air liur sudah mulai berkurang dan tidak keluar dari mulutnya tapi bersin dan mata berair dia masih walaupun volumenya tidak banyak. aku membawa ke dokter hewan patungan uang dengan adikku sebagai pemilik si manis. ketika di bawa ke dokter hewan ternyata dia demam. dan dokter memeriksa dia serta menyuntikkan cairan infus di bagian punggung dan memberikan obat cacing kepada dia sebagai antisipasi gejala sakit cacingan. setelah dari dokter diberi resep antibiotik dan vitamin dan harus habis pertama kalinya aku harus memberikan obat kapsul ke kucing yang biasanya menggunakan spluit. aku cari tutorial di youtube. selama fase pengobatan dan pemulihan madu aku berikan hanya sekali itupun setelah 4-8 jam aku memberi antibiotik kepada dia, terkadang juga tidak. dia sudah semangat dan nafsu makan mulai kembali royal canin recovery tetap aku berikan di suapi karna masih mager dan aroma nya tidak begitu menyengat. singkat cerita resep dari dokter habis dan pada tanggal 31 Januari 2019 dia mendadak diare 😟 aduh cobaan apalagi ini Tuhan😣😭 kemudian pagi harinya dia muntah 😭 lagi dan lagi aku takut dia terkena virus Panleukopenia atau FP (Feline panleukopenia) virus yang tiba - tiba menyerang kucing dan membuat kucing mati mendadak semakin khawatir obat antibiotik habis vitamin habis persediaan yang ada hanya RC Recovery dan Madu. tanpa pikir panjang aku ulangi treatment dengan niatan sebagai pertolongan pertama. hal itu berlangsung tigas hari berturut - turut OMG 😭😭 makin gak karuan hatiku karena aku sempat punya pengalaman kucing yang demikian tiba - tiba muntah diare tapi telat penanganan akhirnya meninggal aku nggak mau hal itu terulang. Treatment aku ulangi kembali hingga tanggal 3 Februari 2019 dan sepulang dari berenang aku mampir ke petshop untuk membeli obat diare dan akhirnya aku menemukan 😄 seneng dong.. hehehe. ini penampakan obatnya,
obat nya gak harus merk ini sih... tapi dari petshopnya aku dikasih ini ya aku coba karna aku positive thinking aja ini dijual di petshop berarti aman buat hewan. Sesampai di rumah aku beri makan dulu dianya kemudian aku kasih obat ini sesuai petunjuk yang tertera. Berhubung dianya suka berontak aku tetesin itu obat ke syringe sesuai dosis kemudian aku splitkan ke mulut dia. harusnya penggunaan 3 x 1 tapi akunya orangnya suka khawatir aku coba hanya satu kali. dia tetap aku suapi. Pada tanggal 4 Februari dia pupnya udah padat lagi tapi sedikit dan kecil seukuran jari kelingking. kemudian aku bawa dia ke klinik hewan yang sudah aku jelaskan diatas. aku ceritakan semua keluhan yang dimiliki kucingku. kemudian ditangani dokter dan dia diberikan obat flu, antibiotik, dan vitamin. tapi kontrol yang ini berbeda dia nggak disuntik infus di punggungnya aku nggak tau kenapa dan dokter yang menangani juga bukan dokter yang biasa menangani dia. dia hanya di ukur suhu tubuhnya ternyata demam suhunya lebih dari 39ᣞ kemudian dia disuntik. ketika sampai dirumah dia mau makan lagi tapi sedikit lebih banyak tidur. pada tanggal 5 februari dia nggak pup sama sekali hal ini terjadi sampai tanggal 7 Februari 2019 benar - benar kalut tidur tidak tenang makan juga nggak enak. aku dibayang - bayangin oleh virus yang mematikan itu 😭.
Selama dia nggak pup aku berhentikan obat dia yang harus dia konsumsi karena takut dia stress dsb. aku googling kesana kemari tapi tidak menemukan jawaban dapat sih jawaban tapi nggak berani ambil tindakan karna beberapa hasil googling dikasih obat untuk manusia dan aku belum pernah memberi dia obat manusia obat pelancar pup yang dimasukkan di anusnya. dan beberapa saran dari catlovers di instagram disuruh spluitin VCO (Virgin Coconut Oil) sebanyak 1ml dan diberi makanan yang mengandung Hairball. Lagi dan lagi urusan dana yang bikin aku pusing 😞 aku harus patungan dengan adikku lagi untuk mengambil tindakan. sempat ada dokter hewan baru yang nggak aku kenal dia baik menawarkan konsultasi oke aku jabanin demi dia bisa pup kebayang kan kalau kita aja sebagai manusia gak bisa BAB badan nggak enak dan perut sakit. Ketika aku konsultasi dg dokter hewan tsb by phone balasnya lama dan bikin aku semakin khawatir. lagi lagi aku browsing demi menemukan jawaban karena terdesak dana. Bukan jawaban dan solusi yang aku temukan tetapi kekhawatiran yang aku dapat ketika aku search yang keluar adalah tanda tanda megacolon dalam perut kucing OMG aku sudah putus asa karena dia sakit disaat aku tidak memiliki dana. kemudian aku terus browsing youtube, Google dan akhirnya aku berinisiatif memberi makan kucingku makanan basah yang dicampur dengan minyak zaitun dan aku beri susu Ensure karena rendah lactosa dan kebetulan dua bahan tersebut aku miliki dirumah aku beri dia kedua nya tapi tak kunjung pup dan menurut artikel diberi makan rumput anting anting begini wajah dari rumput anting - anting yang mudah ditemukan dimana saja
dua hari aku ajak dia bermain berharap aku kasih rumput pencernaan dia membaik dan segera pup. tapi dia malah muntah😭. Pada akhinya aku menemukan jawaban di instagram seorang veterinarian di Malaysia http://www.nurfuzie.com/2017/02/rawatan-kucing-sembelit.html yang lagi menangani kucing sembelit . tanggal 8 Februari pagi setelah selesai masak aku ke petshop untuk membeli obat sembelit dan sama pelayan tokonya dikasih ini,
sesampainya di rumah aku kasih makan dahulu dia dengan makanan basah yang dicampur dengan minyak zaitun dan air hangat setelah itu kasih obat itu sesuai dosis dan aku taruh di syringe dan aku kasih air hangat. kemudian dia aku lepasin alias aku bebasin gak aku kandangin karena biar olahraga parahnya hari itu dia nggak pup ataupun kencing aku masukkan lagi di kandang karena khawatir. bertambahlah kecemasanku...😔 dan kemudian dia kencing di aku seneng dong karena emang takut terkena FLUTD lagi. akhirnya dia aku kasih makanan yang baru aku beli. Ketika malam hari dia sengaja aku taruh di kandang karena aku beri makanan kering. setelah 20 menit sesudah makan dia kencing dan kemudian seperti kebingungan ingin buang air besar. obat ini bereaksi cukup memakan waktu yang lama aku memberikan dia siang hari kemudian baru malam hari dia mempunyai keinginan untuk BAB tapi bagiku tidak masalah yang paling penting dia BAB. ketika dia BAB dia seperti orang mules dan dikeluarin itu kayak keras dan sakit banget pas begitu keluar kotorannya padet tapi kemudian lembek mirip manusia yg lagi sembelit kemudian dikasih obat.
NB:
Perhatikan pola makan dan tingkah kucingmu dan jangan takut rezekimu habis karena merawat dia karena kita tidak pernah tau kebaikan yg kita lakukan akan berbuah kebaikan kepada kita sendiri. jangan segan membawa hewan kesayangan kalian ke dokter hewan atau klinik hewan terdekat.
Semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian yang mencari solusi untuk kucing kesayanganmu yang sakit. Sehat selalu anabul 😻😻
Terimakasih sudah berkenan membaca 👧
obat nya gak harus merk ini sih... tapi dari petshopnya aku dikasih ini ya aku coba karna aku positive thinking aja ini dijual di petshop berarti aman buat hewan. Sesampai di rumah aku beri makan dulu dianya kemudian aku kasih obat ini sesuai petunjuk yang tertera. Berhubung dianya suka berontak aku tetesin itu obat ke syringe sesuai dosis kemudian aku splitkan ke mulut dia. harusnya penggunaan 3 x 1 tapi akunya orangnya suka khawatir aku coba hanya satu kali. dia tetap aku suapi. Pada tanggal 4 Februari dia pupnya udah padat lagi tapi sedikit dan kecil seukuran jari kelingking. kemudian aku bawa dia ke klinik hewan yang sudah aku jelaskan diatas. aku ceritakan semua keluhan yang dimiliki kucingku. kemudian ditangani dokter dan dia diberikan obat flu, antibiotik, dan vitamin. tapi kontrol yang ini berbeda dia nggak disuntik infus di punggungnya aku nggak tau kenapa dan dokter yang menangani juga bukan dokter yang biasa menangani dia. dia hanya di ukur suhu tubuhnya ternyata demam suhunya lebih dari 39ᣞ kemudian dia disuntik. ketika sampai dirumah dia mau makan lagi tapi sedikit lebih banyak tidur. pada tanggal 5 februari dia nggak pup sama sekali hal ini terjadi sampai tanggal 7 Februari 2019 benar - benar kalut tidur tidak tenang makan juga nggak enak. aku dibayang - bayangin oleh virus yang mematikan itu 😭.
Selama dia nggak pup aku berhentikan obat dia yang harus dia konsumsi karena takut dia stress dsb. aku googling kesana kemari tapi tidak menemukan jawaban dapat sih jawaban tapi nggak berani ambil tindakan karna beberapa hasil googling dikasih obat untuk manusia dan aku belum pernah memberi dia obat manusia obat pelancar pup yang dimasukkan di anusnya. dan beberapa saran dari catlovers di instagram disuruh spluitin VCO (Virgin Coconut Oil) sebanyak 1ml dan diberi makanan yang mengandung Hairball. Lagi dan lagi urusan dana yang bikin aku pusing 😞 aku harus patungan dengan adikku lagi untuk mengambil tindakan. sempat ada dokter hewan baru yang nggak aku kenal dia baik menawarkan konsultasi oke aku jabanin demi dia bisa pup kebayang kan kalau kita aja sebagai manusia gak bisa BAB badan nggak enak dan perut sakit. Ketika aku konsultasi dg dokter hewan tsb by phone balasnya lama dan bikin aku semakin khawatir. lagi lagi aku browsing demi menemukan jawaban karena terdesak dana. Bukan jawaban dan solusi yang aku temukan tetapi kekhawatiran yang aku dapat ketika aku search yang keluar adalah tanda tanda megacolon dalam perut kucing OMG aku sudah putus asa karena dia sakit disaat aku tidak memiliki dana. kemudian aku terus browsing youtube, Google dan akhirnya aku berinisiatif memberi makan kucingku makanan basah yang dicampur dengan minyak zaitun dan aku beri susu Ensure karena rendah lactosa dan kebetulan dua bahan tersebut aku miliki dirumah aku beri dia kedua nya tapi tak kunjung pup dan menurut artikel diberi makan rumput anting anting begini wajah dari rumput anting - anting yang mudah ditemukan dimana saja
dua hari aku ajak dia bermain berharap aku kasih rumput pencernaan dia membaik dan segera pup. tapi dia malah muntah😭. Pada akhinya aku menemukan jawaban di instagram seorang veterinarian di Malaysia http://www.nurfuzie.com/2017/02/rawatan-kucing-sembelit.html yang lagi menangani kucing sembelit . tanggal 8 Februari pagi setelah selesai masak aku ke petshop untuk membeli obat sembelit dan sama pelayan tokonya dikasih ini,
sesampainya di rumah aku kasih makan dahulu dia dengan makanan basah yang dicampur dengan minyak zaitun dan air hangat setelah itu kasih obat itu sesuai dosis dan aku taruh di syringe dan aku kasih air hangat. kemudian dia aku lepasin alias aku bebasin gak aku kandangin karena biar olahraga parahnya hari itu dia nggak pup ataupun kencing aku masukkan lagi di kandang karena khawatir. bertambahlah kecemasanku...😔 dan kemudian dia kencing di aku seneng dong karena emang takut terkena FLUTD lagi. akhirnya dia aku kasih makanan yang baru aku beli. Ketika malam hari dia sengaja aku taruh di kandang karena aku beri makanan kering. setelah 20 menit sesudah makan dia kencing dan kemudian seperti kebingungan ingin buang air besar. obat ini bereaksi cukup memakan waktu yang lama aku memberikan dia siang hari kemudian baru malam hari dia mempunyai keinginan untuk BAB tapi bagiku tidak masalah yang paling penting dia BAB. ketika dia BAB dia seperti orang mules dan dikeluarin itu kayak keras dan sakit banget pas begitu keluar kotorannya padet tapi kemudian lembek mirip manusia yg lagi sembelit kemudian dikasih obat.
NB:
Perhatikan pola makan dan tingkah kucingmu dan jangan takut rezekimu habis karena merawat dia karena kita tidak pernah tau kebaikan yg kita lakukan akan berbuah kebaikan kepada kita sendiri. jangan segan membawa hewan kesayangan kalian ke dokter hewan atau klinik hewan terdekat.
Semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian yang mencari solusi untuk kucing kesayanganmu yang sakit. Sehat selalu anabul 😻😻
Terimakasih sudah berkenan membaca 👧








