Abi said bin Abi al- Khair slah seorang sufi abad ke-4H menyatakan bahwa maqamat itu ada 40 (Al-maqamat arba'in)yaitu :
- niat
- Inabat (penyesalan)
- Tobat
- Iradat (kendali diri)
- Mujahadah (perjuangan batin)
- Muraqabah (mawas diri)
- Sabar
- Dzikir
- Rida'
- Mukhalafat an-nafs (melawan hawa nafsu)
- Mufakat
- Taslim
- Tawakal
- Zuhud
- Ibadah
- Wara'(menjauhi yang tak halal)
- Ikhlas
- Sidiq (benar/jujur)
- Al-Khauf (takut akan kemurkaaan Allah)
- Raja' ( Mengharapkan Rahmat Allah)
- Fana (peleburan diri)
- Baka (hidup kekal)
- 'ilm al yaqin (ilmu yakin)
- haqqa al yaqin (benar-benar yakin)
- makrifat atau mengenal
- Juhd (Usaha keras)
- wilayat (kewalian)
- Mahabbah atau Cinta
- wijd (ekstase)
- qurb (kedekatan)
- tafakur (perenungan)
- wisal ( kontak atau hubungan)
- kasyf (tersingkapnya hijab atau dinding yang membatasi hati manusia dengan Allah)
- Khidmat ( pelayanan)
- tajrid atau tajarrud (pembersihan diri)
- tafrid (kesendirian)
- inbisat (perluasan )
- tahkik (penentuan kebenaran)
- nihayat (tujuan akhir yang luhur)
- tobat
- Zuhud
- sabar
- fakir (miskin)
- tawadhu'(rendah hati)
- takwa
- Ridha
- Mahabbah (cinta)
- makrifat
Menurut Abu Nasr as-sarraj at-tusi dalam bukunya Kitab Al-Luma'(bekal Hidup)bahwa maqam itu ada tujuh yaitu :
- Tobat artinya memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan dan dosa-dosa yg telah dikerjakan
- Wara' artinya meninggalkan segala keragu-raguan antara yang halal dan haram (syubhat)
- Zuhud artinya Pola hidup yang menghindari dan meninggalkan keduniawian karena ibadah kepada Allah serta lebih mencintai kehidupan akhirat
- Fakir artinya Tidak meminta lebih dari apa yang telah diberikan Allah
- Sabar artinya sabar dalam menjalankan perintah-perintah Allah sabar dalam menahan diri dari semua perbuatan jahat dan sabar ketika menerima cobaan-cobaan dari Allah.
- Tawakal artinya bersandar atau mempercayakan diri kepada Allah dalam menghadapi setiap kepentingan
- Ridha' adalah rela menerima segala apa yang telah ditentukan oleh Allah dan ditakdirkan oleh Allah. dan rela berjuang dijalan-Nya ,rela membawa kebenaran dan berkorban dengan harta dan pikiran dan jiwa
hal ini terkait dengan konsep Al-Ghazali tentang kebahagiaan yang dicapai melalui dua hal yaitu perbuatan (amali) dan pengetahuan ('ilmi).Amal dimaksudkan untuk membersihkan jiwa dan menghilangkan hawa nafsu yang dapat menimbulkan kesenangan pada dunia (Hubb ad - dun ya). sedangkan ilmu yang dimaksudkan untuk dapat menghasilkan kesempurnaan amal itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar